📅 29 Agustus 2025 🎶 Doa dalam Nyanyian
Tono kehilangan suaranya setelah kecelakaan motor. Ia adalah pemimpin pujian di gereja. Ketika dokter berkata pita suaranya rusak permanen, ia merasa hancur. Tapi dalam keterbatasannya, ia tetap datang ke ruang ibadah—berlutut dan menulis lirik-lirik pujian baru.
Ia menyanyikan lagu dari dalam hati. Beberapa bulan kemudian, suara kecilnya mulai kembali. Tidak seperti dulu, tapi cukup untuk memimpin pujian lagi. Tapi sekarang, katanya, “Saya tidak hanya menyanyi. Saya berdoa lewat lagu.”
“Aku hendak menyanyikan nyanyian syukur kepada-Mu, ya Tuhan, di tengah bangsa-bangsa.”
— Mazmur 57:10
Saudara, doa bisa dinyanyikan. Dan nyanyian bisa jadi doa yang mengubah suasana hati dan ruangan. Ketika mulut saudara memuji, roh saudara terangkat.
Pertanyaan refleksi:
Kapan terakhir kali saudara menyanyikan doa dengan segenap hati?
Kalimat kunci:
Ketika suara tidak mampu berbicara, doa bisa tetap dinyanyikan dari jiwa yang hancur.
Newest Events
Jumat 3 Juli 2026 — Penjara Imajinasi
Kamis 2 Juli 2026 — Pikiran yang Terbelah
Rabu 1 Juli 2026 — Melemparkan Beban ke Punggung yang Tepat
Selasa 30 Juni 2026 — Penutup Bulan: Masa Depan yang Aman
Senin 29 Juni 2026 — Warisan untuk Generasi Berikutnya