Senin, 16 Februari 2026 Empati yang Melihat dengan Mata Kristus
Pada masa pelayanannya di India, Mother Teresa sering ditanya mengapa ia mau memeluk orang-orang yang sakit parah, tubuh yang kotor, dan mereka yang ditinggalkan dunia. Dengan nada yang tenang, ia menjawab, “Aku melihat Yesus dalam diri mereka.” Bagi Teresa, empati bukan sekadar rasa kasihan yang muncul sesaat, melainkan sebuah keputusan iman untuk memandang setiap manusia melalui mata Kristus—mata yang melihat nilai, bukan kondisi.
Di lorong-lorong sempit Kalkuta, ia mendengar cerita penderitaan, memegang tangan yang sekarat, dan hadir tanpa menghakimi. Dunia melihat orang-orang itu sebagai beban. Teresa melihat mereka sebagai pribadi yang berharga.
Firman Tuhan:
Roma 12:15
Empati dimulai ketika saudara berhenti menilai dan mulai merasakan.
Pertanyaan Refleksi:
Siapa yang selama ini saudara pandang dengan jarak, bukan dengan kasih?
Kalimat Kunci:
Empati melihat manusia bukan dari keadaannya, tetapi dari nilainya di mata Tuhan.
Newest Events
Senin 17 Agustus 2026 — Proklamasi Kemerdekaan Rohani (Edisi Spesial Kemerdekaan RI)
Minggu 16 Agustus 2026 — Bebas dari Pengadilan Masa Lalu
Sabtu 15 Agustus 2026 — Nilai di Tangan Sang Master
Jumat 14 Agustus 2026 — Pandangan yang Menembus Kabut (Penutup Minggu 2)
Kamis 13 Agustus 2026 — Sukacita di Sel Isolasi