đź“… 26 Agustus 2025 đź«€ Doa yang Menghidupkan Panggilan Lama
Tanti dulu adalah seorang yang aktif dalam kegiatan di dalam kelompok selnya. Tapi setelah mengalami pergumulan berat dalam masalah ekonomi keluarga, ia mundur. “Tuhan pasti tidak lagi mendengar doa saya…percuma,” katanya.
Suatu malam, ia ikut ibadah doa di Zoom Meeting gerejanya dan hanya duduk diam di ruang kamarnya. Tapi saat lagu pujian dinaikkan, air matanya mengalir deras. Ia mulai berdoa lagi, perlahan. Beberapa minggu kemudian, Tuhan mulai memulihkan hatinya. Hari ini, Tanti kembali aktif, melayani orang-orang yang patah seperti dirinya dulu di dalam komunitas sel dan komunitas kaum wanita di gerejanya.
“Karena karunia dan panggilan Allah tidak dapat ditarik kembali.”
— Roma 11:29
Saudara, mungkin saudara merasa sudah terlalu gagal untuk kembali. Tapi doa bukan hanya untuk meminta... doa juga tempat bangkit kembali dalam panggilan.
Pertanyaan refleksi:
Apakah saudara berani berdoa lagi dan membiarkan Tuhan menghidupkan api yang pernah padam?
Kalimat kunci:
Tuhan tidak pernah mencabut undangan-Nya kepada mereka yang mau kembali melalui doa.
Newest Events
Senin, 16 Februari 2026 Empati yang Melihat dengan Mata Kristus
Minggu, 15 Februari 2026 Salib: Pusat Segala Pengampunan
Sabtu, 14 Februari 2026 Mengampuni Diri Sendiri
Jumat, 13 Februari 2026 Pengampunan yang Mengubah Arah Hidup
Kamis, 12 Februari 2026 Mengampuni Meski Disalahpahami