📅 18 Agustus 2025 🌳 Doa yang Bertumbuh Seiring Waktu
Lina menanam sebuah pohon mangga saat lulus SMA. Ia juga mulai menulis satu permohonan doa dan menguburnya di bawah pohon itu: “Tuhan, pakai aku untuk menjadi saluran kasih-Mu.”
Tahun demi tahun berlalu. Pohonnya tumbuh, tapi hidupnya tidak berjalan mudah. Ia gagal kuliah, kehilangan ayah, dan pernah patah hati. Tapi tiap kali ia merasa putus asa, ia duduk di bawah pohon itu dan berdoa—mengulang kembali janji yang pernah ia buat.
Kini, pohon itu sudah besar dan berbuah. Dan Lina? Ia menjadi pengusaha wanita yang memberkati dan melayani pelayanan misi dan diakonia di gerejanya. Ia berkata, “Saya dan pohon ini sama-sama ditanam dan disiram doa.”
“Segala sesuatu indah pada waktunya.”
— Pengkhotbah 3:11a
Saudara, mungkin doa saudara belum dijawab cepat. Tapi Tuhan tidak pernah lupa benih yang saudara tanam dalam iman. Ia akan menyiram, menumbuhkan, dan suatu hari... menghasilkan buah.
Pertanyaan refleksi:
Doa lama apa yang pernah saudara tinggalkan, tapi Tuhan masih ingat?
Kalimat kunci:
Doa yang ditanam dengan iman akan bertumbuh dalam kasih setia Tuhan.
Newest Events
Minggu, 20 September 2026 — BUAT HIDUP SAUDARA BERBUAH
Sabtu, 19 September 2026 — JANGAN BIARKAN KEGAGALAN MENGUBUR TALENTA
Jumat, 18 September 2026 — APA YANG ADA DAPAT MEMBERKATI BANYAK ORANG
Kamis, 17 September 2026 — KEMBANGKAN KAPASITAS SAUDARA
Rabu, 16 September 2026 — JANGAN TUNGGU SEMPURNA UNTUK MELANGKAH