Kamis, 8 Oktober 2026 — KETIKA GANGGUAN DATANG TANPA UNDANGAN

Pada 11 September 2001, serangan teroris terhadap Amerika Serikat mengubah kehidupan jutaan orang dalam hitungan jam.

Pesawat berhenti terbang. Gedung-gedung runtuh. Ribuan keluarga menerima berita kehilangan. Rencana kerja, perjalanan, pertemuan, dan kehidupan sehari-hari tiba-tiba berhenti.

Peristiwa besar seperti itu mengingatkan kita bahwa manusia dapat membuat rencana dengan sangat rinci, tetapi tetap tidak mampu mengendalikan seluruh kehidupan.

Gangguan memang tidak selalu datang dalam bentuk peristiwa dunia.

Kadang gangguan itu berupa sebuah telepon dari rumah sakit.

Hasil pemeriksaan kesehatan.

PHK mendadak.

Rencana usaha yang gagal.

Anak yang menghadapi masalah.

Atau sebuah pintu yang tiba-tiba tertutup.

Israel juga mengalaminya.

Mereka sedang berkumpul di Mizpa untuk beribadah ketika bangsa Filistin mendengar tentang pertemuan itu dan datang menyerang.

Firman Tuhan berkata:

“Ketika didengar orang Israel, bahwa orang Filistin telah bergerak maju menyerang mereka, maka takutlah mereka kepada orang Filistin.” — 1 Samuel 7:7

Pertemuan rohani mereka terinterupsi oleh ancaman.

Tetapi gangguan itu kemudian menjadi tempat mereka mengalami pertolongan Tuhan.

Saudara, kita biasanya menganggap gangguan sebagai sesuatu yang menghalangi rencana.

Tetapi sering kali justru di tengah gangguan kita menyadari keterbatasan kita sendiri.

Ketika semua berjalan sesuai rencana, kita mudah merasa memegang kendali.

Namun ketika sesuatu tiba-tiba berubah, kita kembali menyadari:

Kita membutuhkan Tuhan.

Interruption tidak selalu berarti Tuhan secara langsung menyebabkan gangguan itu.

Tetapi tidak ada satu pun gangguan yang membuat Tuhan kehilangan kendali.

Karena itu, ketika kehidupan berubah tiba-tiba, jangan hanya bertanya:

“Mengapa ini terjadi?”

Belajarlah juga bertanya:

“Tuhan, bagaimana saya harus berjalan bersama-Mu di tengah keadaan ini?”

Pertanyaan Refleksi:
Gangguan apa dalam hidup saya sekarang yang membuat saya merasa kehilangan kendali, dan sudahkah saya membawanya kepada Tuhan?

Ingatlah!
“Gangguan dapat mengubah rencana kita, tetapi tidak pernah membuat Tuhan kehilangan kendali atas perjalanan hidup kita.” Amin.

Stay Connected

To stay up to date on everything happening at GBI Eben Haezer, subscribe to our weekly newsletter.