Minggu 23 Agustus 2026 — Membentangkan Layar Tanpa Angin

Hudson Taylor, misionaris pionir ke Tiongkok, sedang berlayar menggunakan kapal yang mengandalkan tenaga angin. Di tengah pelayaran dekat kepulauan yang didiami suku kanibal, angin tiba-tiba mati total. Kapal perlahan-lahan terseret arus ke arah pantai yang berbahaya, di mana penduduk lokal sudah menunggu. Kapten kapal mendatangi Taylor dengan panik dan berkata bahwa mereka tidak bisa berbuat apa-apa lagi. Taylor menjawab, "Aku akan berdoa memanggil angin, tetapi pertama-tama, bentangkan seluruh layar kapalmu!" Sang kapten enggan karena menganggap itu konyol—membentangkan layar saat tidak ada angin. Namun Taylor bersikeras. Ia masuk ke kamarnya untuk berdoa, dan tak lama kemudian, angin kencang berhembus menabrak layar yang sudah terbentang, menyelamatkan mereka semua.

"...Allah, yang menghidupkan orang mati dan yang menjadikan dengan firman-Nya apa yang tidak ada menjadi ada." (Roma 4:17b)

Saudara, sangat mudah berteriak haleluya saat berkat sedang mengalir deras. Namun, apa yang Anda lakukan ketika "angin" ekonomi dalam rumah tangga Anda mati total? Rasul Paulus mengingatkan kita pada sifat Allah, di mana ia menggunakan kata Yunani Kaleo (menjadikan/memanggil). Ini adalah tindakan memanggil sesuatu untuk hadir—seperti memanggil seseorang agar mendekat. Memperkatakan iman adalah partisipasi kita dalam sifat Allah ini. Sambil kita bekerja keras dan mengelola apa yang ada, kita harus berani membentangkan layar iman kita melalui doa dan ucapan bibir kita. Jangan menunggu keadaan berubah baru Anda bersyukur. Deklarasikan kemenangan keluarga Anda, panggil terobosan finansial dalam nama Yesus, dan bentangkan layar Anda hari ini!

  • Pertanyaan refleksi: Tindakan profetik (membentangkan layar) apa yang perlu Anda lakukan hari ini sebagai bukti bahwa Anda sedang mengharapkan Tuhan bekerja?
  • Kalimat kunci: Iman yang sejati membentangkan layar pengharapan jauh sebelum hembusan angin mukjizat dirasakan.

Stay Connected

To stay up to date on everything happening at GBI Eben Haezer, subscribe to our weekly newsletter.