Kamis 20 Agustus 2026 — Panggilan yang Mengubah Label

Mary Slessor adalah seorang gadis miskin pekerja pabrik tenun di Skotlandia pada akhir abad ke-19. Masyarakat memandangnya tidak lebih dari warga kelas bawah yang tidak berpendidikan tinggi. Namun, Mary membaca Alkitabnya dan memahami identitas panggilannya. Ia menyerahkan hidupnya menjadi misionaris di Calabar, Nigeria (Afrika Barat). Di sana, ia menghadapi praktik brutal pembuangan bayi kembar yang dianggap membawa kutuk. Mary, sang "gadis pabrik miskin" itu, menyelamatkan ratusan bayi, menengahi perang antarsuku, dan dihormati oleh para kepala suku yang ganas sebagai "Ibu bagi Semua Orang". Label dunianya dihapus oleh identitas panggilannya.

"Tetapi kamulah bangsa yang terpilih, imamat yang rajani, bangsa yang kudus, umat kepunyaan Allah sendiri, supaya kamu memberitakan perbuatan-perbuatan yang besar dari Dia..." (1 Petrus 2:9a)

Saudara, masyarakat sering kali sangat kejam dalam menempelkan label kepada kita: "pengangguran", "bercerai", "bangkrut", atau "tidak berbakat". Namun, hari ini Rasul Petrus mengingatkan identitas sejati kita. Kata "terpilih" menggunakan kata Yunani Eklektos, yang bermakna dipilih secara khusus dan disendirikan dengan penuh kebanggaan untuk tujuan yang mulia. Anda tidak dipilih karena Anda kaya atau sempurna; Anda dipilih karena anugerah-Nya. Jangan biarkan label status ekonomi atau pencapaian sosial merampas Eklektos Anda. Deklarasikan bahwa Anda adalah imamat rajani yang diberi otoritas untuk membawa terang ke dalam keluarga dan tempat kerja Anda!

  • Pertanyaan refleksi: Label duniawi apa yang sering Anda izinkan untuk mengintimidasi rasa percaya diri rohani Anda?
  • Kalimat kunci: Manusia melihat dan melabeli penampilan luar, tetapi Tuhan memanggil dan memperlengkapi dari dalam.

Stay Connected

To stay up to date on everything happening at GBI Eben Haezer, subscribe to our weekly newsletter.