Minggu, 1 Februari 2026 Kasih yang Membuka Pintu bagi yang Berbeda

Pada usia 14 tahun, Sadhu Sundar Singh mengalami perjumpaan radikal dengan Kristus. Sebelumnya, ia membenci Kekristenan dan bahkan membakar Alkitab. Namun setelah perjumpaan itu, hidupnya berubah total. Ia tidak mengenakan pakaian Barat seperti misionaris lain, melainkan tetap memakai jubah pertapa India. Pilihan ini membuat banyak orang Kristen sendiri menolaknya.

Namun Singh percaya bahwa Injil tidak kehilangan kuasanya hanya karena disampaikan melalui budaya lokal. Ia berjalan kaki menembus Himalaya, tidur di gua, dipenjara, dan dianiaya. Tetapi justru melalui perbedaan itulah, banyak orang yang sebelumnya menolak Injil akhirnya percaya kepada Kristus.

Firman Tuhan:
Roma 15:7

Kasih Kristus menerima sebelum mengubah. Relasi yang tidak terbatas dimulai dari hati yang mau membuka pintu.

Pertanyaan Refleksi:
Perbedaan apa yang sering membuat saudara menutup hati?

Kalimat Kunci:
Kasih Kristus membuka pintu yang sering ditutup oleh penilaian manusia.



Stay Connected

To stay up to date on everything happening at GBI Eben Haezer, subscribe to our weekly newsletter.