22 Januari 2026 NEW YEAR – NEW YOU: Integritas yang Menopang Hidup Baru

Sebuah survei etika global menunjukkan bahwa banyak orang jatuh bukan karena tidak tahu yang benar, tetapi karena kompromi kecil yang dibiarkan berulang. Integritas bukan keputusan sesaat, melainkan pilihan hidup setiap hari.

Firman Tuhan berkata:
“Hendaklah kamu menjadi orang-orang yang tulus dan tak bercacat.” (Filipi 2:15)

Kisah nyata Daniel menggambarkan integritas yang teruji. Sebagai pejabat tinggi di Babel, Daniel bekerja di lingkungan yang korup dan penuh intrik. Para pejabat lain mencari-cari kesalahannya, namun tidak menemukan apa pun selain kesetiaannya kepada Allah. Bahkan ketika hukum kerajaan melarang doa, Daniel tetap berdoa seperti biasa. Ia lebih memilih gua singa daripada mengkhianati integritasnya. Tuhan menghormati sikap itu dan menyatakan kuasa-Nya secara nyata.

Saudara, integritas sering diuji saat tidak ada yang melihat dan saat kebenaran menuntut harga. Manusia baru hidup utuh—di hadapan Allah dan manusia. Tuhan tidak mencari kesempurnaan, tetapi kejujuran yang setia.

Pertanyaan Refleksi:
Dalam area apa Tuhan memanggil saudara menolak kompromi dan hidup lebih berintegritas?

Kalimat Kunci:
Integritas menjaga hidup baru tetap kuat di tengah dunia yang penuh kompromi.



Stay Connected

To stay up to date on everything happening at GBI Eben Haezer, subscribe to our weekly newsletter.