2 Januari 2026 NEW YEAR – NEW YOU: Identitas yang Baru di Dalam Kristus

Sebuah riset Stanford menyatakan bahwa cara seseorang melihat dirinya menentukan arah hidupnya. Banyak orang gagal bertumbuh karena masih hidup dengan identitas lama—takut, tertuduh, dan merasa tidak layak.

Firman Tuhan berkata:
“Sebab semua orang yang dipimpin Roh Allah, adalah anak Allah.” (Roma 8:14)

Kisah nyata Nicky Cruz menegaskan kebenaran ini. Ia adalah pemimpin geng brutal di New York, penuh kekerasan dan kebencian. Dunia menyebutnya “sampah masyarakat.” Namun ketika ia mendengar Injil dan menerima Kristus, identitasnya berubah. Ia tidak lagi hidup sebagai produk masa lalu, tetapi sebagai anak Allah. Dari seorang kriminal, ia menjadi penginjil yang membawa ribuan orang kepada Kristus.

Saudara, identitas baru di dalam Kristus bukan perasaan, tetapi kebenaran rohani. Saudara bukan lagi siapa kata masa lalu saudara. Saudara adalah siapa kata Allah.

Ketika identitas ini tertanam, hidup tidak lagi digerakkan oleh luka, tetapi oleh pimpinan Roh Kudus.

Pertanyaan Refleksi:
Identitas lama apa yang masih saudara izinkan menguasai cara saudara memandang diri sendiri?

Kalimat Kunci:
Hidup berubah ketika saudara melihat diri melalui mata Allah.



Stay Connected

To stay up to date on everything happening at GBI Eben Haezer, subscribe to our weekly newsletter.