๐Ÿ“… 1 Januari 2026 NEW YEAR โ€“ NEW YOU: Bukan Resolusi, tetapi Transformasi

Setiap awal tahun, jutaan orang membuat resolusi. Penelitian University of Scranton menunjukkan bahwa lebih dari 80% resolusi tahun baru gagal sebelum bulan Februari. Masalahnya bukan pada niat, tetapi pada sumber perubahan. Dunia menuntut usaha lebih keras, sementara Injil menawarkan hidup yang baru.

Firman Tuhan menyatakan:
โ€œJadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang.โ€ (2 Korintus 5:17)

Kisah nyata Augustine of Hippo menggambarkan kebenaran ini. Ia hidup dalam hawa nafsu, ambisi intelektual, dan kekosongan batin. Berkali-kali ia mencoba berubah, tetapi selalu gagal. Hingga suatu hari, ketika mendengar firman Tuhan, hatinya runtuh dan ia berseru kepada Kristus. Ia menulis, โ€œHatiku gelisah sampai beristirahat di dalam Engkau.โ€ Bukan resolusi yang mengubahnya, melainkan transformasi oleh anugerah.

Saudara, ciptaan baru bukan versi lama yang diperbaiki. Itu adalah hidup yang benar-benar baru. Kristus tidak menambal masa lalu saudaraโ€”Ia menebus dan menggantikannya. Identitas baru inilah yang menjadi dasar perubahan sejati.

Tahun 2026 bukan tentang seberapa kuat tekad saudara, tetapi seberapa dalam saudara hidup di dalam Kristus.

Pertanyaan Refleksi:
Apakah saudara masih mengandalkan tekad pribadi, atau sudah bersandar pada hidup baru di dalam Kristus?

Kalimat Kunci:
Tahun baru dimulai bukan ketika kalender berubah, tetapi ketika Kristus memimpin hidup saudara.



Stay Connected

To stay up to date on everything happening at GBI Eben Haezer, subscribe to our weekly newsletter.