đź“… 26 Desember 2025 KRISTUS: PENYERTAAN YANG TIDAK PERNAH BERAKHIR
Sebuah penelitian dari University of California (2021) menemukan bahwa setelah melewati momen besar—seperti liburan, perayaan, atau pencapaian—banyak orang mengalami apa yang disebut post-event emptiness, kekosongan yang tidak bisa dijelaskan. Perayaan berakhir, lampu-lampu dipadamkan, tetapi hati tetap mencari sesuatu yang lebih dalam.
Inilah yang membedakan Natal dari perayaan lain: Kristus tidak pergi ketika tanggal 25 selesai.
Yesus berkata,
“Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman.” (Mat. 28:20)
Kisah nyata Hudson Taylor menguatkan ini.
Sebagai misionaris di Cina, ia pernah mengalami masa-masa gelap: sakit, kemiskinan, bahaya, pengkhianatan. Namun ia berkata, “Ketika segala hal hilang dariku, Kristus tetap menjadi segalanya.” Penyertaan Kristus membuatnya bertahan sampai akhir dan membangun pelayanan yang mengubah generasi.
Saudara, Natal mengingatkan bahwa Kristus datang bukan untuk sehari—tetapi untuk menyertai saudara setiap hari.
Perayaan mungkin selesai, tetapi Pribadi yang kita rayakan tidak berubah.
Imanuel tetap “Allah menyertai kita.”
Pertanyaan Refleksi:
Apakah saudara masih hidup dengan kesadaran bahwa Kristus menyertai saudara hari demi hari?
Kalimat Kunci:
“Perayaan Natal berakhir, tetapi Pribadi Natal menyertai selamanya.”
Newest Events
Senin 18 Mei 2026 — Nyanyian di Dalam Penjara
Minggu 17 Mei 2026 — Memuji di Tengah Api yang Tak Padam
Sabtu 16 Mei 2026 — Kuasa di Tengah Penjara dan Penyakit
Jumat 15 Mei 2026 — Doa yang Memindahkan Gunung
Kamis 14 Mei 2026 — Roh Kudus di Tengah Badai Pemberontakan