23 Desember 2025 THE ONLY WAY: Pertobatan yang Membawa Kepastian

Sebuah penelitian dari American Journal of Psychology menemukan bahwa manusia memiliki kecenderungan kuat menyembunyikan dosa daripada mengakuinya karena takut ditolak. Namun Alkitab menyatakan bahwa keselamatan justru dimulai ketika seseorang berani bertobat.

Firman Tuhan berkata:
“Bertobatlah dan percayalah kepada Injil.” (Mrk. 1:15)

Kisah nyata Charles Spurgeon memperkuat ini.
Saat berusia 15 tahun, ia terjebak dalam badai salju dan masuk ke sebuah gereja kecil. Pengkhotbahnya sederhana, bahkan terbata-bata, tetapi ia berkata, “Lihatlah kepada Yesus!” Kata itu menusuk hati Spurgeon. Di situ ia bertobat dan menerima kepastian keselamatan. Pertobatan itu mengubah seorang remaja pemalu menjadi “Pangeran Para Pengkhotbah.”

Natal adalah undangan untuk bertobat—meninggalkan hidup lama dan menerima kepastian keselamatan dari Kristus. Keselamatan bukan hasil kerja manusia. Itu adalah anugerah. Dan anugerah itu hanya ada di dalam Yesus.

Pertanyaan Refleksi:
Dosa apa yang perlu saudara serahkan agar saudara mengalami kepastian keselamatan?

Kalimat Kunci:
“Kepastian keselamatan dimulai dari hati yang berani bertobat.”



Stay Connected

To stay up to date on everything happening at GBI Eben Haezer, subscribe to our weekly newsletter.