π 21 Agustus 2025 π Doa yang Mengantar di Ujung Hidup
Pak R., seorang lansia di rumah perawatan di Bandung, didiagnosis kanker stadium akhir. Ia tidak bisa lagi banyak bicara, tapi tiap pagi, perawatnya menemukan ia menggenggam buku doa kecil, memandangi langit, dan tersenyum. βSaya sedang menunggu... sambil berbicara dengan Tuhan,β katanya pelan.
Hari terakhir hidupnya, ia meminta diperdengarkan lagu rohani. Ia meninggal dengan tenang di tengah-tengah keluarganya. Tapi kesaksian hidupnya mengubah satu perawat yang akhirnya menyerahkan diri kepada Kristus di kemudian hari.
βAjarlah kami menghitung hari-hari kami sedemikian, hingga kami beroleh hati yang bijaksana.β
β Mazmur 90:12
Saudara, bahkan di ujung hidup, doa tetap berbicara. Tidak ada waktu terlambat untuk menyembah. Bahkan kematian bisa menjadi momen terakhir untuk menyentuh jiwa lain melalui kehidupan yang berdoa.
Pertanyaan refleksi:
Apakah saudara akan menjadikan hari-hari terakhir saudara sebagai doa yang hidup?
Kalimat kunci:
Hidup yang diakhiri dalam doa akan meninggalkan warisan rohani yang kekal.
Newest Events
Jumat 3 April 2026 β Jumat Agung: Kemenangan di Balik Penderitaan
Kamis 2 April 2026 β Kasih yang Tercurah
Rabu 1 April 2026 β Jalan Menuju Salib
Selasa 31 Maret 2026 Signature to the World β Hidup yang Menyelesaikan Tugas Ilahi
Senin 30 Maret 2026 Signature to the World β Terang yang Tidak Tersembunyi