Minggu 9 Agustus 2026 — Keberanian di Atas Pohon
Pada abad ke-19, John Paton melayani sebagai misionaris di Kepulauan New Hebrides (kini Vanuatu) di tengah suku pedalaman yang masih mempraktikkan kanibalisme. Suatu malam, ia dikepung oleh suku setempat yang membawa obor dan senjata, berniat untuk membunuhnya. Tanpa jalan keluar, Paton memanjat sebuah pohon dan bersembunyi di sana sepanjang malam. Di tengah krisis yang mengancam nyawa, alih-alih panik, ia bersaksi bahwa ia merasakan hadirat Tuhan yang begitu kuat dan intim. Di atas pohon itu, di tengah kepungan maut, ia memuji kebesaran Tuhan yang menjadi pelindungnya hingga fajar menyingsing dan para pengepungnya pergi tanpa alasan yang jelas.
"Tuhan itu baik; Ia adalah tempat pengungsian pada waktu kesusahan; Ia mengenal orang-orang yang berlindung kepada-Nya." (Nahum 1:7)
Saudara, dalam teks bahasa Ibrani, kata "tempat pengungsian" menggunakan kata Ma'oz, yang berarti sebuah benteng pertahanan yang sangat kokoh, sebuah tempat yang mustahil ditembus oleh musuh. Sering kali krisis ekonomi, ancaman pemutusan hubungan kerja, atau tumpukan utang mengepung kita di malam yang gelap, membuat kita merasa terpojok tanpa jalan keluar. Jika Anda hanya membicarakan besarnya masalah, Anda akan lumpuh oleh ketakutan. Namun, saat Anda mendeklarasikan Tuhan sebagai Ma'oz Anda, Anda sedang memposisikan roh Anda di "atas pohon" perlindungan ilahi. Krisis di bawah mungkin masih ada, tetapi damai sejahtera-Nya akan memeluk Anda, mengingatkan bahwa Anda berlindung pada Pribadi yang memegang kendali atas segalanya.
- Pertanyaan refleksi: Saat Anda merasa terpojok oleh masalah kehidupan, seberapa cepat Anda berlari kepada Tuhan sebagai benteng Anda?
- Kalimat kunci: Kebesaran Tuhan tidak menghapus krisis secara instan, tetapi memberikan kita kekuatan yang tak tertembus untuk menghadapinya.
Newest Events
Senin 17 Agustus 2026 — Proklamasi Kemerdekaan Rohani (Edisi Spesial Kemerdekaan RI)
Minggu 16 Agustus 2026 — Bebas dari Pengadilan Masa Lalu
Sabtu 15 Agustus 2026 — Nilai di Tangan Sang Master
Jumat 14 Agustus 2026 — Pandangan yang Menembus Kabut (Penutup Minggu 2)
Kamis 13 Agustus 2026 — Sukacita di Sel Isolasi