MINGGU KE 2: DECLARE WHO GOD IS (Menyatakan Siapa Tuhan di Tengah Krisis) Sabtu 8 Agustus 2026 — Lagu di Atas Gelombang Kematian
Pada tahun 1873, Horatio Spafford, seorang pengacara sukses dari Chicago, mengalami kebangkrutan parah akibat kebakaran besar. Tak lama setelah itu, kapal yang membawa istri dan keempat putrinya tenggelam di Samudra Atlantik. Hanya istrinya yang selamat. Ketika Spafford berlayar menyusul istrinya, kapten kapal memberitahunya bahwa mereka sedang melewati titik persis di mana kapal keluarganya tenggelam. Alih-alih mengutuki Tuhan, Spafford kembali ke kabinnya dan menulis himne yang melegenda: "It Is Well With My Soul" (Nyamanlah Jiwaku). Di tengah titik terendah penderitaannya, ia mendeklarasikan kedamaian dan kebesaran Tuhan yang tak tergoyahkan.
"Allah itu bagi kita tempat perlindungan dan kekuatan, sebagai penolong dalam kesesakan sangat terbukti." (Mazmur 46:2)
Saudara, hari ini kita memasuki tema baru: Menyatakan Siapa Tuhan di Tengah Krisis. Pemazmur menggunakan kata Ibrani Machaseh untuk "tempat perlindungan", yang merujuk pada tempat bernaung dari hujan badai atau bahaya yang mendadak. Krisis kehidupan sering datang tanpa permisi—PHK tiba-tiba, vonis dokter yang mengagetkan, atau krisis keluarga yang memuncak. Dalam momen seperti itu, deklarasi iman bukan berarti memungkiri adanya rasa sakit atau menyangkal masalah. Deklarasi iman adalah memilih untuk mengarahkan pandangan kita kepada Allah sebagai machaseh kita. Ketika kita tak berdaya mengubah keadaan, kita bisa mengubah respons kita dengan mendeklarasikan kedaulatan-Nya.
- Pertanyaan refleksi: Ketika krisis mendadak menghantam, apakah reaksi pertama Anda membicarakan masalahnya atau mencari perlindungan dalam Tuhan?
- Kalimat kunci: Kedamaian sejati tidak ditemukan dari absennya krisis, melainkan dari kehadiran Tuhan di tengah badai krisis tersebut.
Newest Events
Senin 17 Agustus 2026 — Proklamasi Kemerdekaan Rohani (Edisi Spesial Kemerdekaan RI)
Minggu 16 Agustus 2026 — Bebas dari Pengadilan Masa Lalu
Sabtu 15 Agustus 2026 — Nilai di Tangan Sang Master
Jumat 14 Agustus 2026 — Pandangan yang Menembus Kabut (Penutup Minggu 2)
Kamis 13 Agustus 2026 — Sukacita di Sel Isolasi