Jumat 7 Agustus 2026 — Mesin yang Mengubah Dunia (Penutup Minggu 1)

Pada pertengahan abad ke-15, Johannes Gutenberg menciptakan mesin cetak modern dan buku pertama yang ia cetak secara massal adalah Alkitab (Gutenberg Bible). Sebelum itu, Alkitab disalin dengan tangan, harganya sangat mahal, dan umat biasa hidup dalam kegelapan kebohongan religius karena mereka tidak bisa membaca kebenaran itu sendiri. Inovasi teknologi mesin cetak ini menghancurkan monopoli informasi, melepaskan kebenaran firman ke tangan orang biasa, dan akhirnya memicu Reformasi yang mengubah wajah peradaban Eropa selamanya.

"Kuduskanlah mereka dalam kebenaran; firman-Mu adalah kebenaran." (Yohanes 17:17)

Saudara, minggu ini kita telah belajar bahwa kita harus mengganti kebohongan dengan kebenaran firman Tuhan. Tuhan Yesus berdoa agar kita "dikuduskan" (Hagiazo dalam bahasa Yunani: dipisahkan, disucikan, dan dikhususkan untuk tujuan ilahi) oleh firman-Nya. Di era modern ini, firman Tuhan ada di tangan kita, bahkan di dalam smartphone kita. Namun pertanyaannya, seberapa sering Anda membukanya dibandingkan membuka media sosial atau berita politik yang membuat stres? Sebagai penutup minggu ini, mari ambil komitmen yang solid: berhentilah mengkonsumsi "sampah" kekhawatiran dunia. Mulailah mengkonsumsi, membaca, dan memperkatakan firman Tuhan setiap hari. Pikiran Anda terlalu berharga untuk diisi dengan kebohongan musuh.

  • Pertanyaan refleksi: Seberapa banyak waktu yang Anda habiskan minggu ini untuk membaca Alkitab dibandingkan menatap layar media sosial?
  • Kalimat kunci: Akses terhadap Alkitab tidak akan mengubah hidup Anda sampai firman itu masuk ke dalam pikiran dan meluap melalui perkataan Anda.

Stay Connected

To stay up to date on everything happening at GBI Eben Haezer, subscribe to our weekly newsletter.