Senin 3 Agustus 2026 — Bersyukur untuk Kutu

Corrie ten Boom dan saudara perempuannya, Betsie, ditahan di kamp konsentrasi Nazi yang brutal, Ravensbrück. Barak mereka sangat sesak dan penuh dengan kutu yang menggigit. Corrie mengeluh, tetapi Betsie mengingatkannya untuk bersyukur dalam segala hal, bahkan untuk kutu-kutu tersebut. Corrie merasa itu tidak masuk akal. Namun beberapa minggu kemudian, mereka menyadari bahwa para penjaga Nazi tidak pernah masuk ke barak mereka untuk menghentikan pendalaman Alkitab rahasia yang mereka adakan, semata-mata karena para penjaga itu jijik dengan kutu-kutu tersebut. Kebenaran Allah bekerja bahkan melampaui kondisi terburuk.

"Kami mematahkan setiap siasat orang dan merubuhkan setiap kubu yang dibangun oleh keangkuhan manusia untuk menentang pengenalan akan Allah. Kami menawan segala pikiran dan menaklukkannya kepada Kristus." (2 Korintus 10:5)

Saudara, betapa mudahnya kita dikalahkan oleh "kutu-kutu" permasalahan dalam hidup kita—entah itu atasan yang tidak adil, cicilan bulanan, atau kesehatan yang menurun. Firman Tuhan hari ini menggunakan kata Yunani Aichmalotizo (menawan), sebuah istilah militer yang berarti menangkap musuh dengan ujung tombak sebagai tawanan perang. Ketakutan, rasa gagal, dan kepahitan adalah musuh yang menyusup ke dalam pikiran kita. Jangan biarkan mereka berkeliaran bebas! Tangkap pikiran-pikiran yang mengatakan Anda tidak akan selamat dari krisis ini, lalu taklukkan di bawah otoritas janji Kristus.

  • Pertanyaan refleksi: Pikiran negatif apa yang hari ini perlu Anda tangkap dan taklukkan di bawah kaki Kristus?
  • Kalimat kunci: Kita tidak bisa selalu mencegah masalah datang, tetapi kita memiliki otoritas untuk menawan setiap pikiran yang melemahkan iman.

Stay Connected

To stay up to date on everything happening at GBI Eben Haezer, subscribe to our weekly newsletter.