Senin 6 Juli 2026 — Burung di Udara dan Bunga di Padang

Di tengah kesibukan pasar di Palestina abad pertama, Yesus menunjuk kepada hal-hal yang paling sederhana di alam untuk mengajarkan teologi pemeliharaan yang paling mendalam. Ia menyuruh para pendengar-Nya memperhatikan burung-burung di udara yang tidak menabur dan tidak menuai, serta bunga bakung di ladang yang tidak memintal pakaian. Keduanya tidak memiliki jaminan hari esok yang bisa disimpan di lumbung, namun Bapa di surga memelihara mereka dengan sempurna.

"Sebab itu janganlah kamu kuatir akan hari besok, karena hari besok mempunyai kesusahannya sendiri. Kesusahan sehari cukuplah untuk sehari." (Matius 6:34)

Saudara, salah satu alasan mengapa kita begitu kelelahan secara rohani dan emosional adalah karena kita mencoba meminjam kesusahan hari esok untuk dipecahkan hari ini. Tuhan memberikan rahmat-Nya dalam porsi harian, seperti manna di padang gurun. Kasih karunia yang Tuhan berikan hari ini adalah untuk memampukan Anda menghadapi tantangan hari ini, bukan esok. Jika burung-burung yang usianya singkat dipelihara Bapa dengan begitu teliti, apalagi Saudara, anak-Nya yang ditebus dengan darah Yesus Kristus yang mahal! Lepaskanlah kekhawatiran itu. 

Pertanyaan refleksi: Apakah Anda sedang mencoba menyelesaikan masalah minggu depan atau tahun depan dengan kekuatan hari ini?

Kalimat kunci: Hiduplah satu hari demi satu hari, karena kasih karunia Tuhan selalu baru dan cukup untuk hari ini.



Stay Connected

To stay up to date on everything happening at GBI Eben Haezer, subscribe to our weekly newsletter.