Minggu 5 Juli 2026 — Berjalan di Atas Air

Ketika angin sakal menerjang perahu murid-murid di tengah danau Galilea pada malam hari, ketakutan luar biasa melanda mereka. Namun di tengah kepanikan itu, Petrus melihat Yesus berjalan di atas air dan berani meminta untuk ikut berjalan. Selama matanya tertuju kepada Yesus, Petrus mampu melakukan hal yang mustahil. Namun, saat ia mulai memperhatikan besarnya ombak dan kencangnya tiupan angin, ia langsung tenggelam.

"Tetapi ketika dirasanya tiupan angin, takutlah ia dan mulai tenggelam lalu berteriak: 'Tuhan, tolonglah aku!'" (Matius 14:30)

Saudara, badai dalam hidup kita adalah fakta. Berita resesi, inflasi, atau ancaman pemotongan gaji adalah "angin sakal" yang sangat nyata. Namun, respons kita terhadap badai itulah yang menentukan apakah kita akan berjalan di atas air atau tenggelam. Ketika kita fokus pada problem, kita membesarkan ketakutan. Ketika kita fokus pada Problem Solver, kita membesarkan iman. "Let go of fear" berarti secara sadar dan disiplin mengalihkan pandangan kita dari besarnya masalah kepada besarnya kuasa Tuhan yang menyertai kita. 

Pertanyaan refleksi: Hari ini, ke mana arah pandangan Anda lebih banyak tertuju: kepada "ombak" permasalahan Anda, atau kepada Kristus?

Kalimat kunci: Kita tenggelam bukan karena masalahnya terlalu besar, tetapi karena kita melepaskan pandangan kita dari Tuhan.



Stay Connected

To stay up to date on everything happening at GBI Eben Haezer, subscribe to our weekly newsletter.