Selasa 30 Juni 2026 — Penutup Bulan: Masa Depan yang Aman
Pada usia 17 tahun, Joni Eareckson Tada mengalami kecelakaan menyelam yang tragis dan menjadi lumpuh total (quadriplegic) dari leher ke bawah. Dunia Joni hancur seketika. Ia sempat jatuh ke dalam keputusasaan berat, bahkan sempat berpikir untuk mengakhiri hidupnya. Namun dalam perjalanan imannya yang panjang dan penuh pergumulan, Joni menemukan pengharapan yang tak tergoyahkan di dalam Kristus. Meski tidak pernah lagi bisa berjalan, bernyanyi dengan tangan, atau melukis dengan mulut, ia mendirikan pelayanan “Joni and Friends” yang melayani jutaan orang penyandang disabilitas di seluruh dunia. Ia telah menulis lebih dari 50 buku, melukis puluhan karya indah dengan mulut, dan menjadi suara pengharapan bagi mereka yang menderita. Joni sering berkata, “Saya bukan orang yang duduk di kursi roda menunggu surga. Saya adalah orang yang sedang berjalan menuju rumah yang sesungguhnya.”
“Karena itu, saudara-saudaraku yang kekasih, berdirilah teguh, jangan goyah, dan giatlah selalu dalam pekerjaan Tuhan, sebab kamu tahu, bahwa jerih payahmu di dalam Tuhan tidak sia-sia.” (1 Korintus 15:58)
Saudara, kisah Joni Eareckson Tada adalah bukti hidup bahwa masa depan kita tidak ditentukan oleh kondisi tubuh atau keadaan duniawi, melainkan oleh Kristus yang memegang hari esok kita. Sepanjang bulan Juni ini kita telah merenungkan tentang Fondasi yang Tak Tergoncangkan, Damai di Tengah Ketidakpastian, Iman yang Melampaui Pengertian, dan Masa Depan yang Terjamin di Dalam Kristus. Baik di tengah badai kehidupan di Indonesia — krisis ekonomi, masalah keluarga, kesehatan, maupun ketidakpastian masa depan anak-anak — Tuhan tetap setia. Ia tidak hanya menyertai kita hari ini, tetapi juga telah menyediakan masa depan yang mulia bersama-Nya.
Pertanyaan refleksi: Dari seluruh renungan bulan Juni ini, bagian mana yang paling berbicara kepada saudara? Apa satu keputusan konkret yang saudara akan ambil hari ini agar masa depan saudara semakin unshakable di dalam Kristus?
Kalimat kunci: Masa depan kita unshakable bukan karena kita tahu segala detailnya, melainkan karena kita mengenal Tuhan yang memegang seluruh masa depan kita dengan tangan kasih-Nya yang setia.
Newest Events
Jumat 3 Juli 2026 — Penjara Imajinasi
Kamis 2 Juli 2026 — Pikiran yang Terbelah
Rabu 1 Juli 2026 — Melemparkan Beban ke Punggung yang Tepat
Selasa 30 Juni 2026 — Penutup Bulan: Masa Depan yang Aman
Senin 29 Juni 2026 — Warisan untuk Generasi Berikutnya