Senin 29 Juni 2026 — Warisan untuk Generasi Berikutnya

Di sebuah kota kecil di Eropa Timur, seorang pendeta tua bernama Pastor Ivan, yang pernah mengalami penindasan berat di bawah rezim komunis, menghabiskan hari-hari tuanya dengan penuh hikmat dan kasih. Selama puluhan tahun ia dipenjara dan dianiaya karena imannya, kehilangan banyak sahabat dan kebebasan. Namun setelah rezim itu runtuh, ia tidak menghabiskan sisa hidupnya dengan kepahitan. Sebaliknya, ia dengan setia mengumpulkan anak-anak dan cucu-cucunya serta jemaat muda di ruang tamu kecilnya setiap minggu. Dengan suara yang sudah lemah karena usia, ia mengajar mereka tentang pengharapan surga, kebesaran Kristus, dan pentingnya hidup yang kekal. Ia sering berkata dengan senyum damai, “Anak-anakku, saya tidak takut menghadapi maut, karena saya tahu ke mana saya pergi. Rumahku yang sesungguhnya ada di surga bersama Tuhan.” Melalui kesaksian dan pengajarannya yang sederhana namun penuh kuasa, banyak generasi muda yang ia didik kini menjadi pemimpin gereja dan pelayan Tuhan yang setia di berbagai tempat.

“Dan inilah janji yang telah dijanjikan-Nya kepada kita, yaitu hidup kekal.” (1 Yohanes 2:25)

Saudara, kisah Pastor Ivan mengingatkan kita bahwa salah satu bagian terindah dari memiliki masa depan yang terjamin di dalam Kristus adalah kemampuan untuk meninggalkan warisan iman yang berharga bagi generasi berikutnya. Di tengah kehidupan yang serba cepat dan penuh ketidakpastian seperti sekarang, banyak orang percaya di Indonesia lebih fokus pada kesuksesan duniawi daripada pada warisan rohani. Padahal Tuhan memanggil kita bukan hanya untuk menikmati pengharapan kekal bagi diri sendiri, tetapi juga untuk mewariskannya kepada anak, cucu, dan orang-orang di sekitar kita. Warisan iman yang kuat akan terus hidup dan membawa dampak jauh melampaui masa hidup kita di dunia ini.

Pertanyaan refleksi: Apa warisan pengharapan dan iman yang saudara ingin tinggalkan bagi anak-anak, cucu, atau generasi muda di sekitar saudara? Apakah saat ini saudara sedang dengan sengaja menanamkan pengharapan kekal di dalam Kristus kepada orang-orang yang Tuhan percayakan kepada saudara? Langkah apa yang dapat saudara ambil mulai hari ini untuk membangun warisan rohani yang kekal?

Kalimat kunci: Masa depan yang terjamin di dalam Kristus memampukan kita tidak hanya hidup dengan pengharapan, tetapi juga meninggalkan warisan iman yang kekal bagi generasi yang akan datang.



Stay Connected

To stay up to date on everything happening at GBI Eben Haezer, subscribe to our weekly newsletter.