Senin 22 Juni 2026 — Masa Depan yang Dijamin di Dalam Kristus


Pada tahun 1950-an di pedalaman Sumba, seorang janda petani bernama Ibu Lea Ratu kehilangan suaminya dan satu-satunya anak karena perang suku dan penyakit. Ia sendiri menderita TBC berat. Di tengah kesendirian dan sakit yang menyiksa, ia sering memandang langit sambil membaca janji Tuhan tentang surga. Suatu malam ia mengalami penglihatan tentang Kristus yang naik ke surga. Sejak itu, meski tubuhnya semakin lemah, ia mengunjungi keluarga yang berkabung dan membawa pengharapan kekal. Ia meninggal dengan damai tahun 1962.


“Di rumah Bapa-Ku banyak tempat tinggal. Jika tidak demikian, tentu Aku telah mengatakan kepadamu, bahwa Aku pergi menyediakan tempat bagimu.” (Yohanes 14:2)


Saudara, kisah Ibu Lea Ratu mengingatkan kita bahwa masa depan kita tidak ditentukan oleh kehilangan di dunia ini, melainkan oleh janji Kristus yang telah menyediakan tempat kekal. Di tengah ketidakpastian ekonomi, kesehatan, dan masa depan anak-anak yang dirasakan banyak keluarga Indonesia, Tuhan memanggil kita untuk mengangkat kepala. Kristus telah pergi menyediakan rumah yang abadi bagi kita.


Pertanyaan refleksi: Apakah saudara sedang takut menghadapi masa depan? Sudahkah saudara percaya bahwa Kristus sedang menyediakan tempat terbaik bagi saudara?


Kalimat kunci: Masa depan kita aman bukan karena kita tahu apa yang akan terjadi, melainkan karena kita mengenal Tuhan yang memegang masa depan kita.



Stay Connected

To stay up to date on everything happening at GBI Eben Haezer, subscribe to our weekly newsletter.