Minggu 14 Juni 2026 — Damai yang Memerintah di Tengah Kehilangan
Pada tahun 1873, seorang pengusaha sukses bernama Horatio Spafford dari Chicago kehilangan hampir seluruh hartanya dalam kebakaran besar. Kemudian, saat istrinya Anna dan keempat anak perempuannya sedang berlayar ke Eropa, kapal mereka bertabrakan dan tenggelam. Keempat anaknya meninggal. Anna selamat dan mengirim telegram kepada suaminya: “Saved alone.” Dalam perjalanan menuju Eropa untuk menemui istrinya, Horatio melewati tempat kapal itu tenggelam. Di tengah kesedihan yang luar biasa, ia menulis kata-kata yang kemudian menjadi lagu rohani terkenal: “It is well with my soul.” Damai Kristus yang ia alami begitu dalam, sehingga ia dan Anna kemudian mendirikan pelayanan bagi korban bencana dan yatim piatu.
“Hendaklah damai sejahtera Kristus memerintah dalam hatimu, karena untuk itulah kamu telah dipanggil menjadi satu tubuh.” (Kolose 3:15)
Saudara, kisah keluarga Horatio Spafford mengingatkan kita bahwa damai sejahtera Kristus sanggup memerintah bahkan di tengah kehilangan terbesar sekalipun. Di Indonesia yang sering dilanda berbagai cobaan — baik krisis ekonomi, masalah keluarga, maupun bencana — kita cenderung mencari damai dari situasi yang membaik. Padahal Tuhan menawarkan damai yang lebih dalam, yang tidak bergantung pada keadaan, melainkan pada kehadiran-Nya yang tetap. Sepanjang minggu ini kita telah melihat berbagai kisah bagaimana damai Kristus dinyatakan di tengah ketidakpastian. Damai itu bukan karena tidak ada masalah, melainkan karena Kristus lebih besar dari segala masalah.
Pertanyaan refleksi: Dari ketujuh renungan minggu ini, bagian mana yang paling berbicara kepada saudara? Apakah ada kekhawatiran atau kehilangan yang masih mengganggu hati saudara? Maukah saudara membiarkan damai Kristus memerintah dalam hati saudara mulai hari ini?
Kalimat kunci: Damai sejahtera Kristus memampukan kita berdiri teguh dan tenang ketika segala sesuatu di sekitar kita berguncang.
Newest Events
Jumat 3 Juli 2026 — Penjara Imajinasi
Kamis 2 Juli 2026 — Pikiran yang Terbelah
Rabu 1 Juli 2026 — Melemparkan Beban ke Punggung yang Tepat
Selasa 30 Juni 2026 — Penutup Bulan: Masa Depan yang Aman
Senin 29 Juni 2026 — Warisan untuk Generasi Berikutnya