Kamis 4 Juni 2026 — Bertahan di Tengah Penganiayaan Ambon
Tahun 1999-2000, konflik Ambon menyebabkan ribuan orang Kristen kehilangan rumah dan keluarga. Di tengah konflik yang mengerikan, banyak jemaat tetap berkumpul di reruntuhan gereja atau di pengungsian sambil tetap memuji dan membaca Firman. Seorang pendeta di Ambon berkata, “Kami kehilangan segalanya, tapi kami tidak kehilangan Kristus.” Iman mereka yang dibangun di atas Firman tetap teguh meski segala sesuatu terguncang.
“Ia seperti pohon yang ditanam di tepi sungai air, yang menghasilkan buahnya pada musimnya, dan daunnya tidak layu; apa pun yang dikerjakannya berhasil.” (Mazmur 1:3)
Saudara, kisah saudara-saudara kita di Ambon mengingatkan bahwa fondasi yang benar bukan melindungi kita dari penderitaan, tetapi memampukan kita tetap berdiri di tengahnya. Di Indonesia yang kadang penuh tantangan, kita diajak membangun hidup di atas Kristus, bukan pada keamanan duniawi.
Pertanyaan refleksi: Ketika segala sesuatu terguncang, apakah saudara masih memiliki Kristus sebagai fondasi utama? Apa yang perlu saudara lepaskan agar fondasi hidup saudara lebih kuat?
Kalimat kunci: Fondasi Kristus memampukan kita tidak hanya bertahan, tetapi juga tetap berbuah bahkan di tengah badai penganiayaan dan kehilangan.
Newest Events
Kamis 20 Agustus 2026 — Panggilan yang Mengubah Label
Rabu 19 Agustus 2026 — Mengapung di Atas Tekanan
Selasa 18 Agustus 2026 — Mahakarya yang Sedang Ditulis
Senin 17 Agustus 2026 — Proklamasi Kemerdekaan Rohani (Edisi Spesial Kemerdekaan RI)
Minggu 16 Agustus 2026 — Bebas dari Pengadilan Masa Lalu