Rabu 3 Juni 2026 — Pilot yang Mendengar Suara Tuhan
Pada 28 September 2018, Capt. Ricosetta Mafela, seorang pilot maskapai Batik Air di Palu, Sulawesi Tengah, merasakan dorongan Roh Kudus yang kuat untuk mempercepat keberangkatan pesawatnya. Meski jadwal belum tiba, ia segera lepas landas bersama 140 penumpang. Beberapa menit kemudian, gempa bumi dahsyat disusul tsunami menghancurkan bandara Palu. Pesawat itu selamat, dan pilot tersebut bersaksi bahwa ia hanya mengikuti tuntunan Tuhan.
“Sebab siapa yang mendengar firman-Ku dan percaya kepada Dia yang mengutus Aku, ia mempunyai hidup kekal dan tidak turut dihukum, sebab ia sudah pindah dari dalam maut ke dalam hidup.” (Yohanes 5:24)
Saudara, pilot Capt Fella mengajarkan bahwa fondasi yang kuat terbangun dari kepekaan mendengar suara Tuhan. Di tengah ketidakpastian ekonomi dan bencana alam di negeri kita, kita diajak membangun hidup bukan di atas rencana manusia, melainkan di atas ketaatan kepada Firman. Ketika fondasi kita adalah Kristus, Ia sanggup memimpin kita keluar dari bahaya yang tak terlihat.
Pertanyaan refleksi: Sudahkah saudara belajar mendengar suara Tuhan dalam keputusan sehari-hari? Atau masih lebih mengandalkan rencana dan logika sendiri?
Kalimat kunci: Fondasi yang tak tergoncangkan lahir dari kepekaan mendengar dan taat kepada suara Tuhan di tengah segala ketidakpastian.
Newest Events
Senin 17 Agustus 2026 — Proklamasi Kemerdekaan Rohani (Edisi Spesial Kemerdekaan RI)
Minggu 16 Agustus 2026 — Bebas dari Pengadilan Masa Lalu
Sabtu 15 Agustus 2026 — Nilai di Tangan Sang Master
Jumat 14 Agustus 2026 — Pandangan yang Menembus Kabut (Penutup Minggu 2)
Kamis 13 Agustus 2026 — Sukacita di Sel Isolasi