Sabtu 23 Mei 2026 — Warisan Iman yang Tak Tergoyahkan

Nenek Marta di sebuah kampung di Flores hidup sampai usia 94 tahun dalam kesendirian setelah kehilangan seluruh keluarganya. Ia buta dan hampir tak bisa bergerak. Namun setiap hari anak-anak kampung datang mendengarnya bercerita tentang kesetiaan Tuhan. Ia selalu mengakhiri ceritanya dengan, “Walaupun dunia ini gelap bagiku, hatiku terang karena Tuhan.”

“Sebab aku yakin, bahwa baik maut, maupun hidup, baik malaikat-malaikat, maupun pemerintah-pemerintah, baik yang ada sekarang, maupun yang akan datang, … tidak akan dapat memisahkan kita dari kasih Allah, yang ada dalam Kristus Yesus, Tuhan kita.” (Roma 8:38-39)

Saudara, Nenek Marta meninggalkan warisan iman yang kuat bagi generasi berikutnya.

Pertanyaan refleksi: Apa yang saudara wariskan kepada orang lain di tengah situasi sulit saudara? Sudahkah saudara yakin bahwa tidak ada situasi yang dapat memisahkan saudara dari kasih Kristus?

Kalimat kunci: Kita sungguh melampaui segala situasi ketika kita yakin bahwa kasih Kristus lebih kuat dari segala keadaan yang kita hadapi.



Stay Connected

To stay up to date on everything happening at GBI Eben Haezer, subscribe to our weekly newsletter.