Rabu 6 Mei 2026 — Kasih yang Mengampuni di Tengah Penjara
Darlene Deibler Rose melayani di Sumatra saat pendudukan Jepang. Ia ditangkap, dipenjarakan di kamp tahanan, disiksa, kelaparan, dan menyaksikan kematian teman-temannya. Di tengah kegelapan sel penjara, Darlene belajar bahwa kasih Kristus sanggup mengubah hati yang paling terluka. Ia bahkan mengampuni algojo yang menyiksanya dan mengalami damai sejahtera yang melampaui akal.
“Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu.” (Matius 5:44)
Saudara, Darlene mengajarkan bahwa pengampunan sejati tidak lahir dari kekuatan manusia, melainkan dari kasih Kristus yang bekerja di dalam kita. Meski luka begitu dalam, ia memilih mengampuni karena ia telah mengalami pengampunan yang lebih besar dari Tuhan. Pengampunan itu membebaskannya dari kepahitan dan menjadi kesaksian yang hidup. Tuhan sanggup menyembuhkan dan mengubah luka kita menjadi sumber kasih.
Pertanyaan refleksi: Apakah ada orang yang masih saudara sulit ampuni? Sudahkah saudara membiarkan kasih Kristus menyembuhkan luka itu?
Kalimat kunci: Pengampunan yang sulit dimengerti oleh akal sering menjadi bukti bahwa Tuhan sedang bekerja melampaui pemahaman manusia.
Newest Events
Jumat 3 Juli 2026 — Penjara Imajinasi
Kamis 2 Juli 2026 — Pikiran yang Terbelah
Rabu 1 Juli 2026 — Melemparkan Beban ke Punggung yang Tepat
Selasa 30 Juni 2026 — Penutup Bulan: Masa Depan yang Aman
Senin 29 Juni 2026 — Warisan untuk Generasi Berikutnya