Rabu 22 April 2026 — Tuhan di Tengah Kehilangan yang Nyata
Pada tahun 2015, Kay Warren, istri dari Rick Warren, mengalami kehilangan besar ketika anaknya, Matthew, meninggal karena pergumulan mental. Dalam kesaksiannya, ia berkata bahwa ada hari-hari di mana ia tidak memiliki kekuatan untuk berdoa panjang—ia hanya bisa berkata, “Tuhan, pegang aku.”
“Tuhan itu dekat kepada orang-orang yang patah hati, dan Ia menyelamatkan orang-orang yang remuk jiwanya.” (Mazmur 34:19)
Saudara, kehilangan tidak bisa dijelaskan dengan teori. Kehilangan menghancurkan bagian terdalam dari hati manusia.
Namun kesaksian Kay Warren menunjukkan satu hal: Tuhan tidak menjauh saat hati hancur.
Ia justru mendekat.
Perlindungan Tuhan bukan berarti saudara tidak mengalami kehilangan. Tetapi berarti saudara tidak menghadapi kehilangan itu sendirian.
Di tengah air mata, Tuhan tetap memegang.
Di tengah kehancuran, Tuhan tetap hadir.
Pertanyaan refleksi:
Apakah saudara mau tetap datang kepada Tuhan bahkan saat hati hancur?
Kalimat kunci:
Tuhan tidak menjauh dari hati yang hancur—Ia justru tinggal paling dekat di sana.
Newest Events
Senin 17 Agustus 2026 — Proklamasi Kemerdekaan Rohani (Edisi Spesial Kemerdekaan RI)
Minggu 16 Agustus 2026 — Bebas dari Pengadilan Masa Lalu
Sabtu 15 Agustus 2026 — Nilai di Tangan Sang Master
Jumat 14 Agustus 2026 — Pandangan yang Menembus Kabut (Penutup Minggu 2)
Kamis 13 Agustus 2026 — Sukacita di Sel Isolasi