Rabu 15 April 2026 — Hidup Melekat, Bukan Sekadar Datang
Brother Lawrence, seorang biarawan abad ke-17, hidup sederhana di dapur biara. Ia tidak terkenal. Ia tidak berkhotbah. Tetapi ia mengalami hadirat Tuhan secara luar biasa.
Ia berkata, “Saya merasa lebih dekat dengan Tuhan saat mencuci piring daripada saat berdoa tanpa hati.”
“Hidupmu tersembunyi bersama dengan Kristus…” (Kolose 3:3)
Saudara, banyak orang hanya datang kepada Tuhan saat butuh. Tetapi Tuhan rindu saudara tinggal di dalam-Nya.
Kedekatan dengan Tuhan bukan tentang aktivitas rohani yang besar, tetapi tentang kesadaran yang terus-menerus.
Saat saudara bekerja, berbicara, bahkan diam—Tuhan ada di sana.
Dan di situlah perlindungan sejati terjadi.
Pertanyaan refleksi:
Apakah hubungan saudara dengan Tuhan bersifat sesekali atau terus-menerus?
Kalimat kunci:
Tuhan bukan tempat pelarian sesaat, tetapi tempat tinggal seumur hidup.
Newest Events
Jumat 3 Juli 2026 — Penjara Imajinasi
Kamis 2 Juli 2026 — Pikiran yang Terbelah
Rabu 1 Juli 2026 — Melemparkan Beban ke Punggung yang Tepat
Selasa 30 Juni 2026 — Penutup Bulan: Masa Depan yang Aman
Senin 29 Juni 2026 — Warisan untuk Generasi Berikutnya