Rabu 15 April 2026 — Hidup Melekat, Bukan Sekadar Datang
Brother Lawrence, seorang biarawan abad ke-17, hidup sederhana di dapur biara. Ia tidak terkenal. Ia tidak berkhotbah. Tetapi ia mengalami hadirat Tuhan secara luar biasa.
Ia berkata, “Saya merasa lebih dekat dengan Tuhan saat mencuci piring daripada saat berdoa tanpa hati.”
“Hidupmu tersembunyi bersama dengan Kristus…” (Kolose 3:3)
Saudara, banyak orang hanya datang kepada Tuhan saat butuh. Tetapi Tuhan rindu saudara tinggal di dalam-Nya.
Kedekatan dengan Tuhan bukan tentang aktivitas rohani yang besar, tetapi tentang kesadaran yang terus-menerus.
Saat saudara bekerja, berbicara, bahkan diam—Tuhan ada di sana.
Dan di situlah perlindungan sejati terjadi.
Pertanyaan refleksi:
Apakah hubungan saudara dengan Tuhan bersifat sesekali atau terus-menerus?
Kalimat kunci:
Tuhan bukan tempat pelarian sesaat, tetapi tempat tinggal seumur hidup.
Newest Events
Senin 17 Agustus 2026 — Proklamasi Kemerdekaan Rohani (Edisi Spesial Kemerdekaan RI)
Minggu 16 Agustus 2026 — Bebas dari Pengadilan Masa Lalu
Sabtu 15 Agustus 2026 — Nilai di Tangan Sang Master
Jumat 14 Agustus 2026 — Pandangan yang Menembus Kabut (Penutup Minggu 2)
Kamis 13 Agustus 2026 — Sukacita di Sel Isolasi