Senin 13 April 2026 — Tuhan yang Hadir dalam Kesendirian
Seorang pria tua bernama Clarence, tinggal sendirian di Alaska selama lebih dari 20 tahun. Ia kehilangan keluarganya dan hidup jauh dari keramaian. Dalam buku harian yang ditemukan setelah ia meninggal, terdapat kalimat sederhana: “Saya tidak kesepian. Saya berbicara dengan Tuhan setiap hari.”
“Engkaulah persembunyian bagiku…” (Mazmur 32:7)
Saudara, kesepian adalah salah satu penderitaan terdalam manusia. Bukan karena tidak ada orang, tetapi karena merasa tidak dimengerti.
Namun Tuhan adalah Pribadi yang hadir secara nyata.
Ia tidak hanya melihat dari jauh. Ia dekat. Ia mendengar. Ia memahami tanpa perlu penjelasan panjang.
Ketika saudara mengenal Tuhan sebagai “hiding place”, kesendirian tidak lagi menjadi ancaman. Karena saudara tidak pernah benar-benar sendiri.
Pertanyaan refleksi:
Apakah saudara masih merasa sendirian, atau sudah menyadari bahwa Tuhan selalu hadir?
Kalimat kunci:
Kesendirian hilang bukan karena banyaknya orang, tetapi karena kehadiran Tuhan.
Newest Events
Senin 18 Mei 2026 — Nyanyian di Dalam Penjara
Minggu 17 Mei 2026 — Memuji di Tengah Api yang Tak Padam
Sabtu 16 Mei 2026 — Kuasa di Tengah Penjara dan Penyakit
Jumat 15 Mei 2026 — Doa yang Memindahkan Gunung
Kamis 14 Mei 2026 — Roh Kudus di Tengah Badai Pemberontakan