Jumat 3 April 2026 — Jumat Agung: Kemenangan di Balik Penderitaan
Dalam sejarah, kematian sering dianggap sebagai akhir. Namun Jumat Agung membalikkan pemahaman itu. Apa yang tampak sebagai kekalahan terbesar justru menjadi kemenangan terbesar dalam rencana Tuhan.
Ketika Yesus disalibkan, dunia melihat kegagalan. Murid-murid melihat kehancuran harapan. Tetapi surga melihat penggenapan keselamatan.
“Sesudah Yesus meminum anggur asam itu, berkatalah Ia: ‘Sudah selesai.’ Lalu Ia menundukkan kepala-Nya dan menyerahkan nyawa-Nya.” (Yohanes 19:30)
“Selesai” bukan teriakan kekalahan. Itu adalah deklarasi kemenangan. Hutang dosa lunas. Kuasa maut dipatahkan. Jalan keselamatan dibuka.
Jumat Agung mengajarkan saudara bahwa Tuhan bekerja bahkan di saat paling gelap. Apa yang terlihat seperti akhir bisa jadi adalah awal dari sesuatu yang baru.
Mungkin hari ini saudara sedang berada dalam “Jumat Agung” kehidupan—masa penuh kesakitan, kehilangan, atau ketidakpastian. Ingatlah, Tuhan tidak pernah berhenti bekerja. Jika Yesus menang melalui salib, maka saudara juga dapat melihat kemenangan melalui iman.
Jangan berhenti di Jumat Agung. Kebangkitan sedang menanti.
Pertanyaan refleksi:
Apakah saudara masih melihat penderitaan sebagai akhir, atau mulai percaya bahwa Tuhan sedang mengerjakan kemenangan di dalamnya?
Kalimat kunci:
Di tangan Tuhan, penderitaan bukan akhir cerita—melainkan awal dari kemenangan yang kekal.
Newest Events
Senin 17 Agustus 2026 — Proklamasi Kemerdekaan Rohani (Edisi Spesial Kemerdekaan RI)
Minggu 16 Agustus 2026 — Bebas dari Pengadilan Masa Lalu
Sabtu 15 Agustus 2026 — Nilai di Tangan Sang Master
Jumat 14 Agustus 2026 — Pandangan yang Menembus Kabut (Penutup Minggu 2)
Kamis 13 Agustus 2026 — Sukacita di Sel Isolasi