Selasa 24 Maret 2026 Signature of Sovereignty – Keamanan dalam Rencana Ilahi
Studi tentang resilience menunjukkan bahwa orang yang memiliki keyakinan bahwa hidupnya memiliki makna yang lebih besar cenderung lebih kuat menghadapi penderitaan. Ketika seseorang percaya bahwa ada tujuan di balik kesulitan, ia tidak mudah runtuh. Harapan memberi ketahanan.
Alkitab menyatakan prinsip yang jauh lebih dalam dari sekadar makna hidup.
Firman Tuhan berkata:
Roma 8:28 (TB)
“Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia…”
Saudara, ini bukan janji bahwa semua hal baik. Tetapi janji bahwa Tuhan berdaulat mengerjakan kebaikan dari segala sesuatu.
Signature of Sovereignty berarti tidak ada pengalaman yang sia-sia dalam tangan Tuhan. Luka, kegagalan, bahkan penolakan dapat dipakai untuk tujuan ilahi.
Ketika saudara menyerahkan hidup sepenuhnya kepada Tuhan, saudara tidak lagi hidup dalam ketakutan terhadap masa depan.
Pertanyaan Refleksi:
Apakah saudara melihat kesulitan sebagai hukuman, atau sebagai bagian dari rencana Tuhan?
Kalimat Kunci:
Di tangan Tuhan yang berdaulat, tidak ada musim yang sia-sia.
Newest Events
Jumat 3 April 2026 — Jumat Agung: Kemenangan di Balik Penderitaan
Kamis 2 April 2026 — Kasih yang Tercurah
Rabu 1 April 2026 — Jalan Menuju Salib
Selasa 31 Maret 2026 Signature to the World – Hidup yang Menyelesaikan Tugas Ilahi
Senin 30 Maret 2026 Signature to the World – Terang yang Tidak Tersembunyi