Senin 23 Maret 2026 Signature of Sovereignty – Misionaris yang Tetap Percaya di Tengah Kehilangan
Adoniram Judson adalah misionaris Amerika pertama yang diutus ke Burma pada awal abad ke-19. Selama pelayanannya, ia kehilangan dua istri dan beberapa anak karena penyakit tropis. Ia dipenjara selama hampir dua tahun dalam kondisi yang kejam dan tidak manusiawi. Pada satu titik, ia hampir putus asa dan mengubur Alkitabnya di tanah karena merasa Tuhan diam.
Namun ia tidak meninggalkan panggilannya.
Setelah bertahun-tahun tanpa hasil yang terlihat, kebangunan rohani terjadi. Terjemahan Alkitab dalam bahasa Burma yang ia kerjakan menjadi fondasi gereja yang bertumbuh sampai hari ini.
Firman Tuhan berkata:
Ayub 42:2 (TB)
“Aku tahu, bahwa Engkau sanggup melakukan segala sesuatu, dan tidak ada rencana-Mu yang gagal.”
Saudara, Judson tidak selalu mengerti rencana Tuhan. Tetapi ia percaya pada kedaulatan-Nya.
Signature of Sovereignty berarti tetap percaya bahkan ketika saudara tidak memahami.
Pertanyaan Refleksi:
Apakah saudara percaya kepada Tuhan hanya ketika rencana-Nya masuk akal?
Kalimat Kunci:
Iman sejati percaya pada kedaulatan Tuhan bahkan ketika jalan terasa gelap.
Newest Events
Jumat 3 April 2026 — Jumat Agung: Kemenangan di Balik Penderitaan
Kamis 2 April 2026 — Kasih yang Tercurah
Rabu 1 April 2026 — Jalan Menuju Salib
Selasa 31 Maret 2026 Signature to the World – Hidup yang Menyelesaikan Tugas Ilahi
Senin 30 Maret 2026 Signature to the World – Terang yang Tidak Tersembunyi