Senin 27 April 2026 — Tuhan Memegang Saat Semuanya Runtuh

Jeremy Camp mengalami kehilangan besar ketika istrinya meninggal karena kanker tidak lama setelah mereka menikah.

Dalam masa itu, ia mengalami pergumulan iman yang sangat dalam. Ia bertanya kepada Tuhan, ia menangis, bahkan sempat merasa hancur.

Namun ia tetap memilih percaya.

Ia berkata, “Saya tidak mengerti, tetapi saya memilih untuk percaya bahwa Tuhan tetap baik.”

“TUHAN itu baik; Ia adalah tempat pengungsian pada waktu kesesakan.” (Nahum 1:7)

Saudara, ada masa di mana hidup terasa runtuh total.

Doa terasa hampa. Harapan terasa jauh.

Namun iman sejati bukan tentang mengerti segalanya—tetapi tetap percaya di tengah ketidakmengertian.

Dan di situlah saudara menemukan Tuhan sebagai tempat perlindungan.

Pertanyaan refleksi:
Apakah saudara tetap percaya bahwa Tuhan baik, bahkan saat hidup tidak berjalan baik?

Kalimat kunci:
Iman sejati tetap berdiri, bahkan saat segalanya runtuh.



Stay Connected

To stay up to date on everything happening at GBI Eben Haezer, subscribe to our weekly newsletter.