Minggu, 20 September 2026 — BUAT HIDUP SAUDARA BERBUAH

Corrie ten Boom berasal dari keluarga Kristen pembuat jam di Haarlem, Belanda. Ketika Nazi menduduki Belanda, rumah keluarga ten Boom menjadi tempat perlindungan bagi orang Yahudi dan anggota gerakan perlawanan.

Corrie akhirnya ditangkap dan dikirim ke kamp konsentrasi Ravensbrück bersama kakaknya, Betsie. Betsie meninggal di sana. Corrie selamat.

Penderitaan tidak membuat Corrie mengubur kehidupan dalam kepahitan. Setelah perang, ia membawa berita tentang pengampunan dan kasih Kristus ke berbagai negara.

Firman Tuhan berkata:

“Dalam hal inilah Bapa-Ku dipermuliakan, yaitu jika kamu berbuah banyak dan dengan demikian kamu adalah murid-murid-Ku.” — Yohanes 15:8

Saudara, selama minggu ini kita belajar bahwa Tuhan tidak hanya berkata, “Jagalah apa yang Kuberikan.”

Dia juga berkata, “Pergilah dan berbuahlah.”

Talenta harus dikembangkan. Kesempatan digunakan. Pengetahuan dibagikan. Sumber daya menjadi berkat.

Bahkan luka yang sudah dipulihkan Tuhan dapat menjadi kesaksian yang menguatkan orang lain.

Jangan mengukur buah hanya dari ketenaran.

Orang tua yang membangun iman anak sedang berbuah. Pengusaha yang membuka pekerjaan sedang berbuah. Pelayan yang membimbing satu jiwa mengenal Kristus sedang berbuah.

Pertanyaannya sederhana:

Apakah kehidupan menjadi lebih diberkati karena Tuhan menempatkan saudara di sana?

Pertanyaan Refleksi:
Jika saya melihat seluruh kepercayaan Tuhan dalam hidup saya hari ini, buah apakah yang sedang dihasilkannya bagi Kerajaan Allah dan kehidupan orang lain?

Ingatlah!
“Hidup yang berbuah bukanlah hidup yang sekadar memiliki banyak, melainkan hidup yang membuat setiap pemberian Tuhan menghasilkan berkat melampaui dirinya sendiri.” Amin.

Stay Connected

To stay up to date on everything happening at GBI Eben Haezer, subscribe to our weekly newsletter.