Rabu 29 Juli 2026 — Bintang yang Tahu Namanya

Dalam dunia astronomi modern, para ilmuwan memperkirakan ada sekitar 200 miliar triliun bintang di alam semesta yang dapat diamati (observable universe). Jarak antar bintang dan galaksi ini begitu presisi, diatur oleh konstanta kosmologis (seperti gaya gravitasi dan elektromagnetik) yang jika meleset sepersekian triliun persen saja, seluruh alam semesta akan runtuh atau meledak. Alam semesta yang begitu masif, kompleks, dan tak terbayangkan besarnya ini berjalan dengan keteraturan yang absolut tanpa campur tangan manusia sama sekali. Manusia bahkan tidak bisa mengontrol cuaca di bumi, namun alam semesta berputar pada porosnya dengan sempurna.

"Arahkanlah matamu ke langit dan lihatlah: siapa yang menciptakan semua bintang itu dan menyuruh suatu himpunan tampil menurut jumlahnya, dan memanggil nama mereka sekaliannya? Karena besar kekuasaan-Nya dan tak tertandingi kekuatan-Nya, tidak ada satupun yang tak hadir." (Yesaya 40:26)

Saudara, nabi Yesaya menggunakan kata Ibrani Bara (בָּרָא) yang secara eksklusif hanya digunakan untuk Allah sebagai subjeknya, artinya menciptakan dari yang tidak ada menjadi ada dengan kuasa-Nya (Koach). Terkadang kita dihancurkan oleh overthinking dan kecemasan seolah-olah dunia kita akan kiamat jika kita tidak memegang kendali atas keuangan, karier, atau keluarga kita. Hari ini, angkatlah wajah Anda. Jika Allah sanggup mengatur orbit ratusan miliar galaksi tanpa bantuan Anda, dan memanggil setiap bintang dengan namanya, masakan Ia tidak sanggup mengatur jalan hidup Anda? Let go of control. Berhentilah mencoba menjadi "Tuhan" atas alam semesta kecil Anda sendiri, dan biarkan Sang Pencipta yang sesungguhnya bekerja. 

Pertanyaan refleksi: Masalah apa yang hari ini terlihat terlalu rumit bagi Anda, namun sebenarnya sangat kecil di hadapan Allah pencipta alam semesta?

Kalimat kunci: Jika tangan-Nya cukup besar untuk menopang galaksi, tangan itu pasti cukup kuat untuk menopang hidup Anda.



Stay Connected

To stay up to date on everything happening at GBI Eben Haezer, subscribe to our weekly newsletter.