Sabtu 25 Juli 2026 — Kebutaan yang Menerangi Dunia
Fanny Crosby baru berusia enam minggu ketika seorang dokter gadungan menempelkan tapal panas ke matanya untuk mengobati infeksi ringan. Akibat malapraktik itu, Fanny menjadi buta seumur hidup. Ia bisa saja tumbuh menjadi wanita yang penuh kepahitan, terus-menerus menuntut Tuhan memulihkan penglihatannya. Sebaliknya, ia menerima takdirnya dan membiarkan Tuhan berdaulat. Hasilnya? Dari kegelapan matanya, Fanny menulis lebih dari 8.000 lagu pujian yang memberkati seluruh dunia (termasuk Blessed Assurance dan To God Be The Glory). Suatu kali ia berkata, "Jika saya ditawari penglihatan hari ini, saya tidak akan menerimanya. Sebab ketika saya tiba di surga, wajah pertama yang akan dilihat oleh mata saya adalah wajah Juruselamat saya."
"Tetapi jawab Tuhan kepadaku: 'Cukuplah kasih karunia-Ku bagimu, sebab justru dalam kelemahanlah kuasa-Ku menjadi sempurna.'" (2 Korintus 12:9)
Saudara, dalam teologi Yunani yang ditulis Paulus, kata "kelemahan" adalah Astheneia, yang berarti kelemahan fisik, penyakit, atau penderitaan. Tuhan tidak mengangkat kelemahan Paulus, dan Ia tidak mencelikkan mata Fanny Crosby. Kadang kala, iman sejati tetap percaya meskipun hasil akhirnya belum terlihat dalam bentuk mukjizat fisik. Tuhan membiarkan kelemahan itu tetap ada agar "kuasa-Nya menjadi sempurna" (Yunani: teleioo - mencapai tujuan akhirnya yang paling agung). Jangan membatasi cara kerja Tuhan hanya pada kesembuhan atau keberhasilan materi.
Pertanyaan refleksi: Kelemahan atau kekurangan apa dalam hidup Anda yang selama ini Anda kutuki, padahal Tuhan ingin memakainya untuk kemuliaan-Nya?
Kalimat kunci: Mukjizat terbesar kadang bukanlah saat Tuhan mengubah keadaan kita, melainkan saat Ia memakai keadaan kita untuk mengubah dunia.
Newest Events
Minggu 26 Juli 2026 — Cinta yang Tidak Melepaskan
Sabtu 25 Juli 2026 — Kebutaan yang Menerangi Dunia
Jumat 24 Juli 2026 — Nyanyian di Atas Lumpur
Kamis 23 Juli 2026 — Paradoks Penglihatan Manusia
Rabu 22 Juli 2026 — Iman "Tetapi Seandainya Tidak"