Kamis 23 Juli 2026 — Paradoks Penglihatan Manusia

Dalam ilmu fisika dan optik, ada sebuah fakta yang sangat merendahkan hati: mata manusia hanya mampu melihat sebagian kecil sekali dari Spektrum Elektromagnetik. Kita hanya bisa melihat apa yang disebut "Cahaya Tampak" (Visible Light). Sinar X, gelombang radio, inframerah, dan ultraviolet, semuanya ada dan nyata di sekitar kita, melintasi ruangan tempat Anda duduk saat ini, tetapi mata manusia benar-benar buta terhadapnya. Sains membuktikan bahwa kita sebenarnya tidak melihat gambaran realitas secara utuh, melainkan hanya secuil dari keberadaan seluruh alam semesta ini.

"Sebab rancangan-Ku bukanlah rancanganmu, dan jalanmu bukanlah jalan-Ku, demikianlah firman TUHAN." (Yesaya 55:8)

Saudara, jika secara fisik saja kita buta terhadap miliaran gelombang di sekitar kita, mengapa kita bersikeras merasa lebih tahu dari Tuhan tentang masa depan kita? Sering kali kita marah ketika Tuhan berkata "Tidak" atau "Tunggu" atas doa kita terkait pekerjaan, kesehatan, atau pasangan hidup. Kita merasa hasil akhirnya tidak sesuai harapan kita. Padahal, Tuhan melihat seluruh spektrum kekekalan! Ia melihat bahaya di depan, Ia melihat pembentukan karakter yang Anda butuhkan, yang benar-benar tidak kasat mata bagi keterbatasan manusiawi kita. Let God be God berarti mengakui kelemahan pandangan kita dan mempercayai Penglihatan-Nya yang sempurna. 

Pertanyaan refleksi: Doa apa yang belum dijawab Tuhan hari ini, yang mungkin sebenarnya adalah cara Tuhan melindungi Anda dari hal buruk yang tidak Anda lihat?

Kalimat kunci: Jangan biarkan apa yang tidak Anda pahami menghancurkan apa yang sudah Anda ketahui tentang kebaikan Tuhan.



Stay Connected

To stay up to date on everything happening at GBI Eben Haezer, subscribe to our weekly newsletter.